"Mengecup Ladang Gandum" Mencicip Manisnya Telaga Pengetahuan

"Mengecup Ladang Gandum"

Membuka kerahmu perlahan
Aku datang dan menapaki setiap inci dirimu
Menabrak dengan lembut
Menatap penuh rasa kekaguman
Harta karun yang ada dihadapanku
Indah tanpa cela
Kuning langsat dengan aroma akasia
Halus tanpa cacat
Seakan datang dari Surga tanpa perantara

Sore hari dengan segelas teh manis
Duduk bersandar pada kursi tua
Aku membukanya dengan malu-malu namun tiada ragu
Mencicipi perlahan ladang gandum ilmu pengetahuan
Yang jarang terjamah orang
Jendela dunia yang sering digadang-gadang
Yang langka tersentuh tangan
Lembaran wangi dengan tinta hitam
Hitam yang menghiasi setiap sudut ruangan
Membungkus deretan Alfabet dengan mesra
Besar kecil berpadu dengan damai

Ratusan bahkan ribuan halaman tak akan cukup untukku
Habiskan waktu bersamamu
Seakan mabuk karena meneguk anggur
Pikiranku telah terisi olehmu
Engkau memenuhi diriku dengan dirimu
Perlahan-lahan semakin dalam
Tajam menghantam tanpa permisi ataupun basa basi
Kini tiada lagi yang tersisa
Hanya Engkau yang telah merasukiku
Masuk ke dalam darahku
Bersemayam di dalam pembuluh darah otakku
Meracuniku menjadi kutu buku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAGENTA: Sandi

SERENGETI DAN RAGDOLL

Baca Sekali Gak Bakal Paham Deh..