3.6.5 : Part 1 "Gadis Aneh"
Part 1. Gadis Aneh
Adalah Irish, satu dari sekian banyak species makhluk di bumi ini dengan kehidupan yang bisa dibilang sangat membosankan. Hidupnya datar, terlalu datar, tak ada tanjakan maupun turunan. Wajahnya pun datar, tidak gembira, tidak juga sedih. Seperti itulah dia, manusia tanpa ekspresi. Dia juga tidak banyak bicara, bahkan sekadar untuk basa-basi pun dia enggan berkawan pada hal-hal seperti itu. Dia hanya berbicara hal yang menurutnya itu penting. Tapi itu terlalu sedikit, tentu saja hal ini merupakan pendapat dari kacamata teman-temannya dan bukan menurut versi dirinya. Setidaknya pendapat itu memang cukup masuk akal untuk diterima bagi sebagian orang yang notabene punya pikiran normal dalam bergaul. Apalagi untuk mahasiswa seusianya dia harusnya lebih banyak bicara, bergaul dan tentunya punya kehidupan yang menyenangkan. Dia terlihat seperti mahasiswa semester tua yang menyedihkan.
Definisi apa lagi yang tepat untuk menjelaskan kehidupan seorang gadis berumur 20 tahun, sekaligus mahasiswa semester 5 jurusan arsitektur yang punya kehidupan teramat biasa ini? Kesehariannya hanya dihabiskan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah yang membuatnya terpaksa hanya tidur 2 jam perhari. Miris, hal ini membuat dua kantung mata nan indah dan eksotis tercetak di bagian bawah kedua matanya. Tidak hanya kantung mata, tetapi juga mata panda yang tak mau ketinggalan turut menghiasi area sekitar matanya. Hitam dan gelap, seperti orang yang matanya lebam karena habis bermain adu jotos dengan penjahat. Dia benar-benar bukan gambaran ideal yang mencerminkan penampilan gadis seusianya. Sedikitpun tidak. Padahal teman-temannya satu jurusan malah kebanyakan cantik-cantik dan pandai merawat penampilannya. Tidak seperti dia.
Dia memang terkesan acuh dengan appereancenya, tapi penulis tahu bahwa sekalipun Irish tidak peduli dengan hal-hal seperti itu, dia selalu mandi ketika berangkat ke kampus. Dia tidak seacuh itu juga. Hanya saja dia tidak begitu suka menata dirinya. Waktunya habis digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah yang berat. Ya, gambaran umum dari seorang mahasiswa yang mengambil jurusan keteknikan. Mereka tidak hanya dituntut agar banyak berpikir tetapi juga banyak praktiknya. Hidupnya tak akan jauh-jauh dari peralatan menggambar. Setiap hari dia hanya bergelut dengan dengat alat-alatnya itu.
Buku gambar, pensil yang tingkat ketebalannya bermacam-macam, serta mistar dengan segala bentuk adalah teman akrabnya. Mengukur, menggambar, menggaris, dan melihat dengan tajam adalah asupan gizinya. Asupan gizinya sehari-hari memang sudah dia dapatkan dari semua itu. Tidak heran, dia jarang makan. Maksudnya, makan dalam artian yang sebenarnya. paKarena itu tubuhnya tak punya banyak daging.
Tubuhnya memang kurus, tapi tidak lemah juga. Kekuatan ototnya bahkan bisa dikatakan kuat jika dibandingkan dengan teman-teman perempuannya yang lain. Dia kuat mengangkat kursi sendiri. Ya, kalau yang ini memang terdengar biasa. Selain itu, dia juga bisa mengangkat kamar tidur, memindahkan lemari, membetulkan genting rumah dan konyolnya lagi dia ulung dalam urusan memanjat pohon. Perilakunya memang bukan kategori perempuan lazim. Masih banyak perilaku dan kebiasaan-kebiasaan tak lazim darinya yang memang susah untuk dijelentrehkan apalagi oleh manusia biasa. Anggap saja dia ini memang aneh karena tidak seperti yang lainnya. Mengupas kepribadiannya secara spesifik sampai menyentuh akarnya tak cukup hanya dengan 1000 kata. Sejuta kata pun tak mungkin cukup. Mungkin esoteric adalah definisi tepat untuk dirinya yang terbingkai manis dalam sebuah kata. Dialah orang yang hanya bisa dipahami oleh orang-orang tertentu saja. Banyak yang penasaran, tapi ujung-ujungnya rasa itu hanya berakhir menjadi sebuah misteri. Tidak semua orang dapat menjelaskan kepribadiannya. Dia memang unik. Dan keunikannya tidak hanya tentang apa yang sudah penulis bahas di atas. Ada satu lagi keunikan yang belum penulis sebutkan. Irish adalah orang yang dijuluki sebagai gadis Mint. Aroma tubuhnya sangat khas. Khas Daun Mint yang menyegarkan. Dan kisah ini adalah sebuah romansa unik dengan orang-orang di dalamnya yang juga unik.
Part 2 akan segera menyusul...
Harap jangan menjadi pembaca yang diam tanpa meninggalkan sebuah komentar🙏.
Don't be a silent reader.
Adalah Irish, satu dari sekian banyak species makhluk di bumi ini dengan kehidupan yang bisa dibilang sangat membosankan. Hidupnya datar, terlalu datar, tak ada tanjakan maupun turunan. Wajahnya pun datar, tidak gembira, tidak juga sedih. Seperti itulah dia, manusia tanpa ekspresi. Dia juga tidak banyak bicara, bahkan sekadar untuk basa-basi pun dia enggan berkawan pada hal-hal seperti itu. Dia hanya berbicara hal yang menurutnya itu penting. Tapi itu terlalu sedikit, tentu saja hal ini merupakan pendapat dari kacamata teman-temannya dan bukan menurut versi dirinya. Setidaknya pendapat itu memang cukup masuk akal untuk diterima bagi sebagian orang yang notabene punya pikiran normal dalam bergaul. Apalagi untuk mahasiswa seusianya dia harusnya lebih banyak bicara, bergaul dan tentunya punya kehidupan yang menyenangkan. Dia terlihat seperti mahasiswa semester tua yang menyedihkan.
Definisi apa lagi yang tepat untuk menjelaskan kehidupan seorang gadis berumur 20 tahun, sekaligus mahasiswa semester 5 jurusan arsitektur yang punya kehidupan teramat biasa ini? Kesehariannya hanya dihabiskan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah yang membuatnya terpaksa hanya tidur 2 jam perhari. Miris, hal ini membuat dua kantung mata nan indah dan eksotis tercetak di bagian bawah kedua matanya. Tidak hanya kantung mata, tetapi juga mata panda yang tak mau ketinggalan turut menghiasi area sekitar matanya. Hitam dan gelap, seperti orang yang matanya lebam karena habis bermain adu jotos dengan penjahat. Dia benar-benar bukan gambaran ideal yang mencerminkan penampilan gadis seusianya. Sedikitpun tidak. Padahal teman-temannya satu jurusan malah kebanyakan cantik-cantik dan pandai merawat penampilannya. Tidak seperti dia.
Dia memang terkesan acuh dengan appereancenya, tapi penulis tahu bahwa sekalipun Irish tidak peduli dengan hal-hal seperti itu, dia selalu mandi ketika berangkat ke kampus. Dia tidak seacuh itu juga. Hanya saja dia tidak begitu suka menata dirinya. Waktunya habis digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah yang berat. Ya, gambaran umum dari seorang mahasiswa yang mengambil jurusan keteknikan. Mereka tidak hanya dituntut agar banyak berpikir tetapi juga banyak praktiknya. Hidupnya tak akan jauh-jauh dari peralatan menggambar. Setiap hari dia hanya bergelut dengan dengat alat-alatnya itu.
Buku gambar, pensil yang tingkat ketebalannya bermacam-macam, serta mistar dengan segala bentuk adalah teman akrabnya. Mengukur, menggambar, menggaris, dan melihat dengan tajam adalah asupan gizinya. Asupan gizinya sehari-hari memang sudah dia dapatkan dari semua itu. Tidak heran, dia jarang makan. Maksudnya, makan dalam artian yang sebenarnya. paKarena itu tubuhnya tak punya banyak daging.
Tubuhnya memang kurus, tapi tidak lemah juga. Kekuatan ototnya bahkan bisa dikatakan kuat jika dibandingkan dengan teman-teman perempuannya yang lain. Dia kuat mengangkat kursi sendiri. Ya, kalau yang ini memang terdengar biasa. Selain itu, dia juga bisa mengangkat kamar tidur, memindahkan lemari, membetulkan genting rumah dan konyolnya lagi dia ulung dalam urusan memanjat pohon. Perilakunya memang bukan kategori perempuan lazim. Masih banyak perilaku dan kebiasaan-kebiasaan tak lazim darinya yang memang susah untuk dijelentrehkan apalagi oleh manusia biasa. Anggap saja dia ini memang aneh karena tidak seperti yang lainnya. Mengupas kepribadiannya secara spesifik sampai menyentuh akarnya tak cukup hanya dengan 1000 kata. Sejuta kata pun tak mungkin cukup. Mungkin esoteric adalah definisi tepat untuk dirinya yang terbingkai manis dalam sebuah kata. Dialah orang yang hanya bisa dipahami oleh orang-orang tertentu saja. Banyak yang penasaran, tapi ujung-ujungnya rasa itu hanya berakhir menjadi sebuah misteri. Tidak semua orang dapat menjelaskan kepribadiannya. Dia memang unik. Dan keunikannya tidak hanya tentang apa yang sudah penulis bahas di atas. Ada satu lagi keunikan yang belum penulis sebutkan. Irish adalah orang yang dijuluki sebagai gadis Mint. Aroma tubuhnya sangat khas. Khas Daun Mint yang menyegarkan. Dan kisah ini adalah sebuah romansa unik dengan orang-orang di dalamnya yang juga unik.
Part 2 akan segera menyusul...
Harap jangan menjadi pembaca yang diam tanpa meninggalkan sebuah komentar🙏.
Don't be a silent reader.
Komentar
Posting Komentar